Eddies Adelia, Mencoba Tegar
Sebelum
resmi menjadi tahanan Kejaksaan, Kamis siang (18/9), Eddies, terlebih
dahulu memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Eddies datang dengan
menggunakan mobil Toyota Alphard berwarna hitam bersama keluarga dan
kerabat termasuk sang ayah. Sesampainya
di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Eddies langsung menjalani proses
penyidikan selama lima jam. Sekitar pukul 16.00 WIB, Eddies yang
mengenakan blus krem dengan jilbab merah muda, dibawa ke mobil tahanan
untuk dibawa ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur bersama
narapidana lainnya.
Ketika
hendak masuk ke mobil tahanan, Eddies tak banyak berkata-kata kepada
para awak media yang telah menunggu. "Doakan saja, mudah-mudahan
dilancarkan proses ini. Harus kuat, sabar dan tegar. Serahkan semuanya
kepada Allah," kata Eddies seraya melaju masuk ke dalam mobil tahanan.
Sang
ayah yang ikut menghantarkan putrinya masuk ke dalam mobil tahanan pun
tidak bisa memberikan pernyataan mengenai penahanan yang dialami anaknya
tersebut. "Maaf ya, bapak lagi puasa. Tolong kasihan ya, bapak lagi
puasa," kata seorang kerabat Eddies yang memotong pertanyaan yang
dilontarkan awak media.
Sebelum
dilakukannya proses penahanan oleh kejaksaan, pihak kuasa hukum Eddies
sudah berupaya untuk memberikan jaminan agar kliennya tidak jadi
ditahan. Namun, jaminan yang diberikan ditolak oleh pihak kejaksaan.
"Dalam
KUHAP itu diatur jaminan (agar seorang tidak ditahan) itu berupa uang,
atau orang, atau keluarga. Kita sudah bawa bapaknya. Tapi nyatanya
enggak ada pertimbangan. Jaksa penuntut umum anggap Eddies mesti
ditahan. Tidak ada alasan subyektif atau obyektif menahan Eddies,"
ungkap Mulyaharja, kuasa hukum Eddies lainnya.
Din Syamsudin Sempat Pringatkan Eddies Adelia
Tokoh
Muhammadiyah Din Syamsuddin yang menjadi saksi pernikahan Eddies dan
Ferry Setiawan, sejatinya sudah lama mengendus adanya kejanggalan pada
diri Ferry melalui cerita koleganya. Ia bahkan sudah peringatkan Eddies
agar hati-hati. “Sebelumnya sudah ada indikasi. Saya sudah peringatkan ke Eddies. Tapi sudah cinta ya mau gimana lagi," ujarnya.
Din
membantah sebagai orang yang menjodohkan Eddies dengan Ferry. Dia
mengaku baru bertemu Ferry paling banyak dua kali. “Saya nggak tahu
sosok dia (Ferry). Saya nggak pernah komunikasi juga. Ketemu paling
satu, dua kali,” ucap dia. Adalah
Ali Masykur Musa yang merupakan orang yang menjodohkan atau
mencomblangi pernikahan Eddies dengan Ferry. Ali Masykur Musa juga
menjadi saksi di pernikahan Eddies dan Ferry.
Ali
Masykur dan Ferry dihubungkan dalam Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama.
Ali menjabat Ketua Umum ISNU, Ferry Bendahara Umum-nya.
Ali mengakui dialah yang mencarikan jodoh untuk Ferry. “Ya, benar itu saya akui,” kata Ali.
Awalnya,
Ali diundang mengisi ceramah program siaran Islam di Televisi Republik
Indonesia pada pertengahan 2012. Acara itu dipandu oleh Eddies Adelia.
Saat itu Eddies belum punya suami. “Saya bilang ke dia, ini ada orang
yang punya semangat agamanya tinggi, tapi belum punya istri,” kata Ali
menawarkan Ferry kepada Eddies.
Gayung
bersambut. Ali kemudian memperkenalkan Ferry ke Eddies. Lalu, Ali
meminta izin ke Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin agar memberi izin
Eddies.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar